Foto seorang biksu yang sedang beraksi dengan papan luncurnya ini diambil oleh seorang pengunjung Kuil Gunung Emei di Provinsi Sichuan. Kuil ini merupakan salah satu kuil tertua dan paling dihormati di China. Demikian seperti ditulis ananova.com mengutip Huaxi Metropolis News
Foto ini kemudian diposting di internet. Masyarakat China pun heboh menanggapi foto ini. Mereka mengritik biksu ini telah terpengaruh perkembangan zaman.
“Biksu seharusnya hidup dalam ketenangan dan berdoa dengan khusyu,” tulis seorang komentator.
Namun, jubir kuil tersebut menanggapinya dengan santai. “Masyarakat luar tidak tahu kehidupan biksu seperti apa,” ujarnya.
Menurutnya, selama ini masyarakat mendapat gambaran biksu dari tv dan film. Biksu digambarkan selalu berdoa dan berdoa sepanjang hari. Padahal Biksu juga senang berolahraga seperti main bulu tangkis atau tenis meja, jika tidak sedang berdoa.
“Mereka bahkan menggunakan ponsel dan internet untuk mengajarkan agama Buddha. Ini tidak bertentangan dengan ajaran Buddha, tetapi bagian dari semangat Buddha itu,” pungkasnya.
Senin, 01 Oktober 2012
Langganan:
Postingan (Atom)
Category
- 8 Dewa (5)
- Buddha (8)
- Devadatta (3)
- Dewa Dewi (14)
- Dewa Shio (9)
- Jataka (19)
- Kisah (32)
- Riwayat Siddharta (68)
- Serba Serbi (3)
Translate
Postingan Populer
-
(1) Beliau bermimpi bahwa Beliau sedang tertidur di atas permukaan tanah, dengan Pegunungan Himalaya sebagai bantalnya, tangan kiri-Nya di ...
-
Bersamaan dengan saat kematian Boddhisatta Dewa Setaketu, Siri Mahamaya, permaisuri Raja Suddhodana dari kerajaan Kapilavatthu sedang menik...
-
Kemudian, setelah turun dari tanah manusia, Boddhisatta berdiri tegak di atas kedua kaki-Nya yang seolah-olah mengenakan sepatu emas, dan m...
-
Setelah mengalami lima mimpi dan menafsirkan sendiri mimpi tersebut, Bodhisatta berkesimpulan:” Pasti Aku akan mencapai Kebuddhaan hari ini...
-
DEWA SETAKETU : BODDHISATTA KITA Boddhisatta Dewa Setaketu Setelah melengkapi dirinya dengan Dasa-Paramita ( Sepuluh Kesempurnaan ) pada ...
-
Menurut LEGENDA, Dikatakan bahwa BUDDHA memerintahkan 16 orang ARAHAT untuk menunda parinibbana-nya untuk terus membabarkan dharma dan meno...
-
Kwan Im (Hanzi: Pinyin: Guān Yīn) adalah penjelmaan Buddha Welas Asih di Asia Timur. Kwan Im sendiri adalah dialek Hokkian yang dipergunakan...
-
Illustrasi kehidupan yang luar biasa… Mudah-mudahan sempat dibaca. Seorang dokter yang sedang bergegas masuk ke dalam ruang operasi… Ay...
-
Di sebelah Tenggara Jambudipa terdapat sebuah negara besar dan berpengaruh, yaitu negara Magadha yang berpenduduk padat dan kaya raya dan d...
-
Setelah menghabiskan empat minggu (dua puluh delapan hari) di dekat pohon Mahàbodhi, pada minggu kelima, Buddha berjalan menuju pohon banya...
Blog Archive
Banner
Banner
Select a website language first. Wählen Sie eine Sprache Webseite zuerst.